Kalender Masa Subur dan Ovulasi
Catatan: hasil kalkulator ini perkiraan berdasarkan rumus umum, bukan diagnosis. Konsultasikan kehamilan dan kesehatan reproduksi dengan bidan atau dokter.
Metode kalender tidak dapat diandalkan sebagai alat kontrasepsi; siklus bisa berubah karena stres, sakit atau perjalanan.
Cara Menghitung Masa Subur
Ovulasi umumnya terjadi sekitar 14 hari sebelum haid berikutnya, bukan selalu hari ke-14 siklus. Sel telur hidup sekitar 1 hari, sedangkan sperma dapat bertahan hingga 5 hari, sehingga masa subur kira-kira berlangsung dari 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya. Pada siklus 28 hari, masa subur jatuh sekitar hari ke-9 sampai ke-15 dihitung dari hari pertama haid.
| Panjang siklus | Perkiraan ovulasi | Masa subur |
|---|---|---|
| 24 | hari ke-10 | hari ke-5 sampai ke-11 |
| 26 | hari ke-12 | hari ke-7 sampai ke-13 |
| 28 | hari ke-14 | hari ke-9 sampai ke-15 |
| 30 | hari ke-16 | hari ke-11 sampai ke-17 |
| 32 | hari ke-18 | hari ke-13 sampai ke-19 |
| 35 | hari ke-21 | hari ke-16 sampai ke-22 |
Tanda Masa Subur
Selain kalender, tanda yang sering dipakai adalah lendir serviks yang bening dan elastis seperti putih telur, kenaikan suhu basal tubuh sekitar 0,3–0,5°C setelah ovulasi, dan hasil positif alat tes ovulasi (LH).
Bila sudah hamil, hitung HPL di Kalkulator Kehamilan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kapan masa subur wanita dengan siklus 28 hari?
Sekitar hari ke-9 sampai ke-15 siklus, dengan ovulasi sekitar hari ke-14.
Apakah siklus tidak teratur bisa dihitung?
Bisa diperkirakan memakai siklus terpendek dan terpanjang, tetapi hasilnya kurang akurat; tes ovulasi lebih membantu.