Kalkulator THR Keagamaan

Aturan THR Keagamaan

Menurut Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, pengusaha wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada pekerja yang sudah bekerja minimal 1 bulan secara terus-menerus, baik karyawan tetap (PKWTT) maupun kontrak (PKWT). Besarannya:

  • masa kerja 12 bulan atau lebih: 1 bulan upah;
  • masa kerja 1 sampai kurang dari 12 bulan: proporsional, masa kerja/12 × 1 bulan upah.

Upah yang dipakai adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap. Untuk pekerja harian lepas, upah sebulan dihitung dari rata-rata upah 12 bulan terakhir (atau rata-rata selama masa kerja bila kurang dari 12 bulan). THR dibayar sekali setahun sesuai hari raya agama pekerja, paling lambat 7 hari sebelum hari raya, dan tidak boleh dicicil.

Contoh Perhitungan

Masa kerjaUpahRumusTHR
3 bulanRp5.000.0003/12 × Rp5.000.000Rp1.250.000
8 bulanRp5.000.0008/12 × Rp5.000.000Rp3.333.333
12 bulan atau lebihRp5.000.0001 × upahRp5.000.000

Batas Pembayaran THR

Hari rayaTanggalPaling lambat dibayar
Natal 2026Jumat, 25 Desember 2026Jumat, 18 Desember 2026
Imlek 2027Sabtu, 6 Februari 2027Sabtu, 30 Januari 2027
Nyepi 2027Senin, 8 Maret 2027Senin, 1 Maret 2027
Idul Fitri 2027Rabu, 10 Maret 2027Rabu, 3 Maret 2027
Waisak 2027Kamis, 20 Mei 2027Kamis, 13 Mei 2027

Aturan THR untuk ASN, TNI dan Polri berbeda dan ditetapkan lewat peraturan pemerintah setiap tahun. Pelanggaran pembayaran THR dapat diadukan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat atau Posko THR Kemnaker.

Lihat Libur Lebaran 2027 dan Upah Lembur Tanggal Merah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa THR jika baru bekerja 6 bulan?

Setengah bulan upah (6/12 × upah).

Kapan THR Lebaran 2027 paling lambat dibayar?

Paling lambat Rabu, 3 Maret 2027.

Apakah karyawan kontrak berhak THR?

Ya. Pekerja PKWT dengan masa kerja minimal 1 bulan berhak THR.

Apakah THR boleh dicicil?

Tidak. THR wajib dibayar penuh paling lambat H-7.

Sumber & Metode

Kalender Libur Nasional kalenderlibur.id dengan pura di tepi danau, Bali